Rabu, 21 Mei 2008
20 Mei kemarin adalah momen 100 tahun harkitnas yang dirayakan dengan motto Indonesia Bisa. Tapi apakah Indonesia Bisa akan Bisa ???.
Menurut gw negeri kita ini kaya dan penuh dengan harta benda serta aset-aset yang tak ternilai harganya bahkan negara kita itu termasuknya makmur coz terletak di posisi silang dimana memiliki berbagai macam budaya dan suku bangsa serta daerah-daerah yang berlimpah sumber alam ruah. Bisa dibilang Indonesia itu sentral dunia dimana posisi Indonesia berada diantara Benua Asia dan Benua Australia. Bisa dibilang seharusnya peradaban dunia terbesar tuch disini bahkan dengan sitkon negara kita ini, seharusnya Indonesia bisa menjadi negara super power dan kaya akan segalanya sebab Indonesia tak kekuarangan sumber daya, cuma kurangnya kita aja di teknologi dan pendidikan serta hukum. Nah inilah yang menarik, dari posisi kita untung BESAR !!! dan dari lingkungan jangan ditanya dech kita tuch gak bakal kekurangan bahan bakar apalagi BBM coz kita bisa ngehasilin tinggal kita tau aja cara ngolahnya, Brunei aja bisa menjadi negeri minyak kenapa Indonesia enggak ?. Padahal, sumber minyak di ngeri kita jauh lebih banyak dan lebih besar.
Pemerintahan yang kotor juga bisa bikin nich negeri hancur gak maju-maju. Sebenarnya yang disalahin tuch bukan presiden dan menteri-menteri, tapi yang duduk sebagai wakil rakyat. Wakil sich wakil tapi urusan duit kita gak mau diwakilin. Selalu aja wakil-wakil rakyat kita ditangkep KPK, bagaimana negeri kita mau kaya kalo duit dimakan sendiri. Mungkin inget gak, kata Alm. Sophan Sophiaan yang bilang "Dunia politik itu seperti film, yang salah jadi benar dan yang benar selalu salah". Liat, ada seorang anggota wakil rakyat yang sampe ngomong kayak gitu. Berarti, kekotoran wakil rakyat sudah tak tertahan lagi, Kita sebagai generasi muda haris bisa menumbuhkan rasa nasionalisme agar kalo kita udah jadi bokap-bokap trus jadi wakil rakyat gak korupsi. Memang seharusnya wakil rakyat diisi sama anak-anak muda karena gejolak muda sangat nasionalisme dan mereka orang nekat. Mungkin saat ini Indonesia kurang nekat dan karena ketidaknekatannya, Indonesia menjadi negara pengecut yang mau saja hidup didalam krisis berkepanjangan. Negara lain aja bisa maju dengan gejolak pemerintah muda'a, toch kenapa kita tidak ?. Pemuda di negeri kita udah banyak terus rata-rata terpelajar pula. Kini kita canangkan Yang Muda Yang Berkuasa, Yang Tua Yang Dihormati. Jadi sebagai orang tua, generasi tua hanyalah pemantau tetapi yang muda yang memutuskan. Dengan adat timur yang kita punya, saya yakin golongan muda tak akan melupakan yang tua. Karena yang tualah yang memberi mereka kebahagiaan. Dan seperti kata pepatah "Yang Muda Yang Bercinta". Biarlah anak muda yang bekerja dan orang tua menerima hasil. Gak perlu takut coz dengan sistem seperti itu sudah banyak negara maju di dunia ini. Oke cukup ya !!!.
afri
welcome in afri'sopinionsworld.com
tantang dunia . buka lembar baru . mencapai cita-cita !
Rabu, 21 Mei 2008
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)